12 Agustus 2017, setelah menempuh perjalanan selama 14 jam dengan kereta, akhirnya kami sampai distasiun Banyuwangi. Kami sampai pukul 08.45pm! Belum sampai disitu, kami masih punya tugas untuk membawa seluruh muatan kami berupa barang donasi yang berjumlah 32 kardus, ditambah pelayaran kami ditunda keberangkatannya hingga tanggal 14 Agustus! Namun kelelahan kami terbayar dengan hadirnya anak pramuka yang menyambut kami dengan 250 lampion. Ah, Thanks Allah for little surprise to us.. :')
Alhamdulillah alakulihal... Ya, kita hanya bisa belajar menerima dan mensyukuri setiap kejadian dalam hidup yang terkadang tak terduga.
Ada benarnya, setiap kejadian selalu ada hikmah dibelakangnya tinggal kita mau mengambil dan menjadikan itu sebagai sebuah hikmah atau tidak. Karena jadwal kapal yang ditunda, kami memiliki waktu luang dan berkesempatan untuk bisa jalan-jalan. Opsi antara Baluran National Park dengan Bali untuk tujuan (mampir) trip kita kali ini, akhirnya pertimbangan alokasi waktu dan biaya, mayoritas memilih bali!
Tidak banyak yang kita lakukan memang selama di Bali. Kami menyebrang dari pelabuhan Ketapang menuju bali dengan menggunakan kapal dan hanya dengan Rp. 6500 kami sudah sampai di Bali!
Karena keterbatasan waktu, kami hanya berkeliling di sekitar daerah gilimanuk.
Meski hanya berkeliling disekitar Taman siwa, kami tak henti takjub ketika kami menaiki kapal kecil berkeliling telek gilimanuk. Panorama air yang tenang, hutan bakau, pulau-pulau kecil disekitarnya,dan sunset. Ah, ini baru bagian kecil dari Bali tapi udah bikin susah move on!
Can't wait for next journey... :D
*n.b. Foto-foto lainnya nyusul.





