Senin, 16 Juli 2018

Menjadi "Baik"

Seringkali kita terkaburkan antara tujuan dan ego diri.
Tujuan kita menjadi baik, tapi ego mengatakan kita harus menjadi yang terbaik.
Sehingga ketika orang lain melakukan kebaikan yang ingin kamu lakukan juga, terbersit rasa iri, merasa kalah dan tak jarang kalimat "Ah, begitu doang semua orang juga bisa." Padahal ini bukanlah perkara siapa yang bisa dan tidak bisa, karena memang sudah seharusnya setiap orang bisa melakukan sebuah kebaikan.

Menjadi baik berarti kita senantiasa berusaha untuk menjadi baik dan lebih baik. Menjadi terbaik juga bukan hal yang keliru, karena ia unggul diantara yang lainnya. Namun keinginan untuk senantiasa menjadi yang terbaik terkadang membuat kita merasa "lebih baik dari", dan mungkin melakukan hal yang tidak baik untuk menjadi terbaik.
Kita lupa bahwa terbaik bermula dari "baik" yang konsisten dilakukanan, dan pada sebuah kebaikan bukan tantang baik atau terbaik, tapi bagaimana "berbuat" baik.

Lalu tentang tujuan baik, ketika sekelilingmu memiliki tujuan yang baik dan melakukan kebaikan tersebut seharusnya kita merasa senang memiliki tujuan kebaikan yang sama, karena tugasmu untuk melakukan tujuan kebaikan itu sudah diwakili oleh orang lain, selanjutnya tugasmu mendukung atau menyempurnakan tujuan kebaikan tersebut. Dan semakin berbahagia karena semakin banyak orang yang melakukan tujuan baik tersebut.

Tak semua bisa kamu lakukan dalam sekali waktu, tak semua menjadi terbaik. Jika ukuran terbaik hanya tersemat pada "ketua", ataupun "juara" tanpa ada orang-orang baik disekelilingnya itu juga akan tersemat ukuran terbaik. Seperti yang saya katakan diawal, bahwa kebaikan dibelakangnya ada kebaikan yang berkolaborasi dan terus diistiqomahkan.

Maka, dukunglah apapun bentuk kebaikan yang dilakukan oleh sekelilingmu, sehingga tak akan ada rasa iri atau rasa tersaingi. Fokus pada diri untuk terus berbuat baik, dan lebih baik lagi. Apresiasi akan datang dengan sendirinya sebagai bonus dan resiko atas kebaikan-kebaikan yang kamu lakukan. Ingat, tujuan kita menjadi baik, bukan terbaik. Menjadi baik tak selalu menjadi yang terbaik.