Sering banget yaa kita denger kata-kata kayak gini...
Cintai dirimu sendiri, maka orang lain akan mencintaimu..
Terus gimana sih mencintai diri sendiri?
Kalau menurutku sih, mencintai diri kita sendiri bukan hanya sekedar kita bangga dan memuja.. Ini beda lho sama Cinta (kalau menurutku lho... 😹). Kalau kita bangga sama diri kita sendiri, memang ada yang bisa kita banggakan dan lebih dekat sama narsis. nah.. Kalau kita merasa ga ada yang bisa dibanggakan, kita ga bisa mencintai diri kita sendiri dong?
Mencintai diri sendiri, lebih dekat pada penerimaan atas apapun yang kita miliki dan dapatkan saat ini, mengoptimalkan merawat, dan menjaganya. Yah, bisa dikatakan sebagai sebuah syukur..
Menerima, bukan pasrah lho yaa... Menerima berarti kamu menerima atas apapun dengan kesadaran penuh bahwa itu kamu... Bahkan kamu menerima bahwa kamu punya tahi lalat dimuka misalnya, menerima bahwa kamu punya mata yang sipit, menerima latar belakang keluargamu, menerima bagaimana kehidupanmu... Dan menerima bukan hanya sekedar ukuran fisik belaka...
Mengoptimalkan, dari kita menerima bukan berarti kita hanya diam, tapi kita juga mengoptimalkan apapun yang kita miliki untuk jadi lebih baik, tanpa harus memaksakan yang seharusnya tidak berubah menjadi harus berubah.. Kamu ga bisa kan mengganti latar belakang keluargamu? Tapi kamu bisa mengoptimalkan keadaan keluargamu atas masalah yang dihadapi untuk dislesaikan... Yang intinya, mengoptimalkan disini, membawa perubahan pada sebuah perbaikan...
Merawat dan menjaga...
Sudah barang tentu ketika kita sudah menerima,kita juga harus menjaga dan merawat.. Semua yang kita miliki adalah pemberian dan amanah lho...
Bukan hanya sekedar masalah fisik dan harta. Tapi juga keluarga, lingkungan, dan orang-orang yang hadir dalam hidup kita..
Kita harus menjaganya, seperti halnya fisik,kita menjaga diri kita agar tetap bersih dengan mandi.. Menjaga keluarga dan lingkungan itu juga bukti kecintaan atas diri kita, menjaga untuk tetap berbuat baik, menjaga untuk saling menghormati, dan menjaga agar kita memberikan yang terbaik untuk semua hal yang kita temui...
Pada akhirnya muara mencitai diri sendiri adalah syukur kita terhadap anugrah Allah pada diri kita.. Orang yang bersyukur adalah orang yang paling bahagia dan kaya raya..
Karena kita telah di anugrahi nikmat hidup yang begitu besar oleh Allah, dengan berbagai macam perniknya baik itu kebahagiaan, kesedihan, dan kesakitan yang kita alami... Semua bisa kita jadikan pembelajaran dan selalu bisa kita jadikan syukur, karena sebenarnya nikmatNya lah yang lebih banyak kita dapatkan daripada kepedihan dan ujian..hanya saja kitalah yang sering kalienganggap bahwa cobaan itu lebih banyak dari nikmat yang kita dapatkan. Kita terkungkung dengan fikiran dan praduga kita sendiri...
Seandainya kita dapat menghitung berapa besar nikmat yang telah Allah berikan maka tidak ada hal-hal yang kita sesalkan dan sedihkan.. Yang ada, kita terus berusaha untuk terus dan terus mencintaiNya dan pemberianNya...
-Terinspirasi oleh ibu tercinta..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar