Ku paksakan masuk dengan gusar
Aku tau ini sudah penuh sesak dan aku akan memikulmu berat,
Percuma jika aku lari dari jejak-jejak kita
karena ku akan temui mu dimana-mana,
Di lorong-lorong dimana kakiku terseok berpijak,
diriuh percakapan pembeli yang menikmati panas kopinya..
Bahkan diremang lampu warung yang mulai buka di ujung senja..
Aku juga ingin seperti pedagang,
Aku ingin menjual rinduku dengan tuntas...
Rindu yang tak tau apakah kau juga mau membelinya meski ku beri cuma-cuma..
Tawaran itu tak berlaku bila itu bukan kamu, karena ini memang untukmu...
Tak bisakah kau tuntaskan basa-basi tawar menawarmu itu?
Aku tak mau membawanya semakin berat dan berganti beku...
Hingga kau akhirnya setuju untuk membaginya dengaku..
Namun sayangnya, meski senja dan malam bersatu kita tak kunjung saling bertemu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar