Bukan jumlah angka yang bertambah pada dirimu,
Atau goresan raut usia yang menghinggapi ragamu,
Bukan pula hitungan tanggal yang diulang hingga tersebut lahirmu,
Bukan pula hitungan tanggal yang diulang hingga tersebut lahirmu,
Tapi bertambah matang dan mendewasa pada nilai lakumu..
Selamat ulang tahun untukmu.
Ku hadiahkan seikat puisi
Jangan kau buang atau tak kau acuhkan
Ia dirangkai dalam jam yang terbilang
Dituliskan dengan fikir berharap punya makna
Ia tak seperti hadiah lain yang dibungkus indah,
yang harus kau jaga namun tetap akan musnah.
Ia tak seperti deretan pesan yang memenuhi layar ponselmu,
yang harus kau baca, hingga pada akhirnya terhapus waktu.
Kau tak perlu menjaga puisi ini agar tak hilang,
Aku juga tak berharap kau terima dengan senang.
Cukup kau jaga dan terka maknanya,
Hingga bila nanti tiada ia akan abadi bersama tanya.
Jika ini masih tak cukup bagimu,
Ku bawakan kau lantunan doa penuh harap,
Yang ku yakini pasti didengar olehNya meski tak ku ucap,
ia akan ijabah, abdi bersama waktu.
Kemudian, ia akan tumbuh seiring jejak hidupmu,
Kemudian, ia akan tumbuh seiring jejak hidupmu,
ia akan menemani langkah kemanapun mimpi membawamu.
Selamat ulang tahun untukmu.
Semoga kau tak membuang hadiahku,
Karena ini ku beli dengan waktuku.
Selamat ulang tahun untumu.
Semoga ini tak juga cukup untukmu,
Karena ingin terus ku ucapkan lagi entah sampai ku tak tahu.

