Selasa, 31 Januari 2017

Curhat Colongan...

Setelah kemarin ngebut proposal..
Fix kemaren sore aku sakit. Drop kayaknya aku, soalnya darah rendah,plus hari ke dua mens. Buat cewek-cewek yg pernah ngalamin,you know lah gimana rasanya. Belum priksa sih, tp pagi ini udah mendingan,meski masih lemes dan pusing. Padahal hari ini rencana mau ketemu dospem skripsi biar jumat aku udah bisa seminar ternyata Allah berkehendak lain,tp aku masih pnya kerjaan nyerahin rekapan fee buat temen-temen asrama. Ayo kuat faa..kuat..sembuh..sembuuh...

Hmm..kalau sakit ditanah perantauan itu emang selalu pengen pulang.. Kangen rumah, ngerasa sendiri...
Alhamdulillah.. Disini Allah mengirimkan teman yang baik-baik. Ga kebayang nanti kalau aku diluar negeri gimana yaa kalau sakit gini..hmm...
Aku orangnya simple sebenernya,sakit yaa makan,minum obat,istirahat.. Mau kamu ngeluh kayak gimana ke ibu kamu, temen kamu, bahkan mau pasang status kyak gimana pun mereka ga ngerti apa yang kamu rasain. Paling cm doain bilang gws, syafakillah yaa... Jadi yaa..kalau kamu emang ngerasa masih kuat jalani aktivitasmu yaa terjang aja,kalau ga yaa istirahat aja. Kalau kamu paksa malah makin parah dan kamu ga sembuh-sembuh...

Sakit itu penggugur dosa sob! Jadi sabar aja.. Mungkin sebel jadi banyak aktivitas dan kerjaan yang tertunda,tp yakin aja Allah ngasih jalan terbaiknya.. Laa ba'sa tohurun insa Allah...

Jaga kesehatan,banyak minum air putih..
Barakallahufikum...
Doain aku yaa cepet sembuh... :)

Senin, 30 Januari 2017

Berita pagi ini...

Selamat Hari selasa semuaa...

Apa rencanamu hari ini?
Diantara beberapa hal yang akan aku lakukan hari ini...
Pagi ini aku ditampar afiq bahwa dia akan seminar proposal besok.. Ealaah... Padahal baru kemarin aku tanyain dia kabar proposalnya gimana. Jawabnya ogah-ogahan banget... Bikin mangkel, tapi seneng juga sih.. Cograt!
Anyway,  sekarang giliranku nih semangat udah mau jadi malah ditunda-tunda terus..
Yaa oke ayoo fa, kita tancap gas...
Eeh.. Udah nih fa update blog nya segini doang?
Hihihi... Kan aku udah bilang kalau mau garap proposal skripsi yang tertunda..
Ya deeh nanti sore kalau ada waktu aku nulis lagi.. Kayaknya jadwalku hari ini padat merayap gitu...
Barakallahufikum :)

*sok sokan blognya ada yang baca. Hihihi

Sabtu, 28 Januari 2017

Disapa Hidayah

Siang ini baca berita yang judulnya "kisah hijrah artis nananaa". Sesuai judulnya,diberita itu diceritakan bagaimana artis tsb bisa hijrah, setelah dia menerima berbagai macam masalah setelah dia mengalami perceraian dengan istrinya, kekecewaan karena bergantung kepada manusia, merasa diperas padahal dia merasa tlah memberikan semuanya namun yg ada pengkhianatan, orang yang dicintai berselingkuh dibelakangnya. Hingga ia sadar bahwa ketika kamu bersandar pada manusia yang akan kamu temui hanyalah kekecewaan.
Buka hp,baca grup di WA, ada kisah seorang biarawati cerdas dan kritis yang sedang menempuh pendidikan di biara dan di seminari, mengambil fakultas Comparative Religion jurusan Islamologi, bermula dr surat Al ikhlas dia terus belajar dan semakin meragukan agamanya,  sebaliknya malah semakin meyakini Islam hingga akhirnya memeluk agama Islam.

Dari berita itu kita sudah bisa mengambil sebuah hikmah, disisi lain aku juga merasa ditegur,dan diingatkan lagi..
MasyaAllah... Allah memberikan hidayah untuk siapapun yang Ia kehendaki. Pasti pernah dengarkan bahwa hidayah itu dicari? Sebenarnya apapun yang terjadi dalam hidup kita, selalu ada sisi-sisi kebaikan yang bisa kita dapatkan. Akan tetapi apakah kita mau mengambil dan menerima kebaikan-kebaikan yang hadir dalam hidup kita atau tidak, itu pilihan kita. Dan itu adalah sebuah hidayah yang harus kita jemput!

Bagi kita yang memang telah diberi hidayah oleh Allah baik berupa islam yang telah kita peluk sejak kita lahir, hidayah berupa jilbab, hidayah berupa belajar disekolah agama yang meskipun mungkin juga seolah semua bukan atas kemauan kita. Namun sebenarnya semua itu adalah hidayah dan anugrah dari Allah yang tidak semua orang diberi kesempatan dan kesadaran atas hal-hal tersebut. Lalu bagaimana dengan kita yang sudah mendapatkan kado hidayah dari Allah itu? Bagaimana jika kita tlah berislam berjilbab dan ada kesadaran untuk belajar islam. Sudah slesaikah hidayah untuk kita itu?

Hidayah, dari kata huda yang berarti petunjuk. Sering kali, kita hanya mengasumsikan hidayah dengan hal-hal yang seperti berislam, berjilbab, belajar agama. Padahal segala hal bisa kita ambil sebagai hidayah atau petunjuk kita untuk semakin mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Segala hal! Kita ditegur oleh seorang anak kecil karena kita tidak membuang sampah pada tempatnya- misalnya, itu juga sebuah hidayah. Petunjuk yang mengingatkan kita bahwa yang kita lakukan adalah suatu kesalahan, dan kita diingatkan pada hal yang benar. Namun sering kali kita abai, "aah.. Cuma sampah bungkus permen kecil, aah.. Yang ngingetin anak kecil..." Kita diingatkan untuk sholat tepat waktu, tapi sering kali kita abai "Ah, sholat nanti kan ga papa, toh masih masuk waktu sholat?". Kita melihat seorang cacat namun tetap bekerja keras tanpa meminta-minta. Itu juga sebuah hidayah agar kita juga bekerja keras, sedang kita diberi kesempurnaan fisik.
Begitulah, sebenarnya kita selalu dihujani hidayah oleh Allah tetapi apakah kita mau menerima dan mencarinya, atau malah sebaliknya tidak peduli dan membuangnya?

Bersyukurlah kita yang tlah Allah karuniakan kenikmatan terbesar dalam hidup ini, yakni kenikmatan Islam. Dan
semoga kita senantiasa memeluk erat setiap hidayah yang hadir pada kita, bukan malah melepasnya.. Menjaga semangat keimanan kita untuk terus bertaqwa kepada Allah SWT. Saling menasehati dan mengingatkan. Jalan ini Indah sekali, bukan?
barakallahuli wa lakum..  :)

Kamis, 26 Januari 2017

Slide Ospek-Skripsi

Kadang, kamu cuma butuh keluar dan ketemu sama temen-temen gokilmu...
Untuk sekedar menyapa, ataupun menyadarkan dirimu bahwa kamu masih manusia yang masih perlu bersosialisasi dengan manusia lainnya,bukan dengan pekerjaan, kuliah, tugas dan apapun kesibukan kita...

Udah jadi kebiasaan kita sih kalau temen kita ulang tahun, kita ngerayain dengan surprise kecil, yang penting kumpul (walau akhirnya minta ditraktir juga.. :p)
Semalem kita ngerayain ultah Afiq, walau ga full team dan telat juga ngucapin ke afiqnya, finally kita kumpul juga dibento cafe...

Dari kumpul sama merekalah pas pulang aku jadi senyum-senyum sendiri, keinget kenangan-kenangan kita pas sejak awal maba. Dari ospek, ndaki bareng, main bareng, pusing bareng, galau, berantem,  debat ga penting dan gila-gilaan bareng. Semua slide kenangan itu menari-nari diatas kepalaku...
Ya Allah.. Sekarang udah mau semester 8 aja.. Sekarang kita mulai disibukkan dengan dunia kita masing-masing. Dari mulai skripsi, kerjaan, atau yang udah menggebu-gebu menata masa depan entah karir,  mimpi atau masa depan dengan pasangannya... Hohoho..

Dari mereka juga, aku punya keluarga dibelantara jogja,  mereka yang nerima aku dengan semua kekuranganku ini. Bahkan aku jadi bayangin nanti pas kita udah berkeluarga masing-masing sama anak-anak kita, gimana yaa? Masih seseru ini gak yaa? Kita yang punya mimpi bareng, kalau suatu saat nanti mimpi kita terwujud kita bakal kayak gimana yaa? Ya Allaah... Hidup spesial ini, apa yang tak patut kita syukuri?
Ah iyaa... Rezeki ki bukan hanya sekedar uang dan kedudukan, tapi dipertemukan dengan orang-orang baik dalam kehidupan kita adalah rezeki yang begitu teramat berharga.. Allah, Thanks for everything... :')

Selasa, 24 Januari 2017

Emang Masalah buat Gue...

Setiap orang pasti mengalami masa sulitnya masing-masing.. 
Yup! Mungkin inilah masa sulit untukku.. 
Aku ga akan cerita masa sulit seperti yang sedang aku hadapi, yang aku tulis disini sejujurnya buat pembelajaran buat aku sendiri...

Kemaren aku chat sama temen deketku yang sering aku panggil bunda. Finally, dia bilang kalau dia mau cuti kuliah, waktu aku tanya kenapa, dia cuma jawab "I have to do something." Tapi aku tau dia lagi ada malasah dan mungkin sampai saat ini, adalah masa-masa sulitnya. Sampai aku paksa dia buat cerita. Dia malah dengan ngelanturnya bilang... "Maybe 'masalah' adalah hal yang kita buat sendiri, atau mungkin teguran dari Allah buat kita..." Ah, like it! Dia emang selalu bisa buat aku belajar..

Masalah yang saat ini sedang kita hadapi bisa jadi, memang kita yang buat sendiri. Masalah yang saat ini besar mungkin saja masalah-masalah kecil yang sebelumnya tidak bisa kita handle atau kita perbaiki. Bagaimana mungkin masalah datang begitu saja tanpa ada sebab apapun? 
Nah, hal ini yang seharusnya jadi introspeksi dan bahan renungan untuk diri kita sendiri. Kesalahan apa yang telah kita lakukan hingga masalah ini datang? Bukan untuk menyalahkan diri lho yaa.. Tapi untuk introspeksi agar hal serupa tidak terjadi lagi. Dan mungkin ini adalah salah satu bentuk teguran dari Allah untuk diri kita. Kalau ditegur berarti Allah pengen sebuah perbaikan buat kita kan? :)


Sering kali ketika kita lagi punya masalah, orang-orang bakal bilang "Mohon bersabar ini ujian" (Kata ini lagi hits banget sekarang -_-). Kenapa cobaan? Kenapa ujian? Kenapa bukan kesalahan? Kelelahan atau an an yang lainnya? Nyatanya, masalah ada ujian dan cobaan untuk kita. Dan ketika kita diuji dan dicoba pasti akan ada hasil di akhirnya bukan? Hasil akhir dari yang kita hadapi dan bagaimana cara menghadapinya. Dan dari hasil itu, kita juga akan tau bagaimana diri kita, akankah kita semakin terpuruk dengan cobaan yang ada, atau berjuang dengan sebaik-baik perjuangan untuk mengatasi dan menyelesaikannya...

Menyelesaikan dan mengahadapinya itu yang sulit ashfa... Kamu sih enak tinggal ngomong! Hahaha.. Ya, namanya juga lagi ujian, namanya juga lagi percobaan yaa sulit! Tapi tenang guys, kita masih tetep bisa memilih bahagia kok buat apapun yang menimpa dan terjadi dalam hidup kita.. Yaa gitu, kadang hidup emang sometimes life..Hahaha.. Yang buat segalanya jadi susah, sedih, yaa kita sendiri yang kadang suka drama, emm.. Maksudku mendramatisir segala sesuatu, menganggap kitalah yang paling menderita atas masalah ini. Come on guys,  keep positive thinking.. Kita pasti masih punya hal-hal yang menyenangkan yang bisa kita ambil dan perbaiki.. Pasti masih ada sisa-sisa semangat ditengah keputus asaan kita, dan pasti ada hal yang akan membahagiakan setelah segala apapun yang menimpa kita... Kayak lagunya badai pasti berlalu... Kwkwkw..

Lagi-lagi, bahagia adalah pilihan.. 
Dalam kondisi apapun kamu masih tetap bisa memilih untuk bahagia.. 
Yup, mari kita belajar bersama untuk meng "Ha-ha" kan setiap apapun yang menimpa hidup kita... 
Demikian. 
Fighting fa... :D

Sabtu, 21 Januari 2017

Biar

Biar.
Tanya masih terkungkung..
Jarak kian menjauh tanpa ujung..

Biar.
Tak ku sapa lagi harimu...
Meski sepi terus menunggu..

Biar.  
Diantara peduliku tak terhirau aku pergi..
Bersama rasaku, asaku, aku berlari..

Biar.
tak ada lagi kamu,
yang ada hanya aku, cukup diriku..

Jogja-Solo
21 Januari 2017

Kamis, 19 Januari 2017

Life is Jihad man!

Berusahalah sampai lelah lelah mengikutimu...

Struggle banget yaa kayaknya? 
Tapi yaa emang gituu... Life is jihad man! 
Yaa.. Mungkin ada beberapa orang yang menganggap hidup itu bercanda, yang serius itu mati. Tapi kalau buatku, karena kita tau bahwa mati itu serius dan suatu kepastian, maka hidup bukanlah suatu candaan. Hidup itu perjuangan. Maybe you would say.. Perjuangan? ~Yaelah.. Susah banget hidup mu, ga ada seneng-senengnya! Guys.. Kenapa aku bilang perjuangan? Karena hidup bukan melulu soal dirimu sendiri, mau gak mau! Kita punya keluarga, orang-orang terdekat, masyarakat, Negara, bahkan dunia. Kamu ga bisa semua harus serba kamu, semua serba sesuai inginmu. Kamu ga bisa seegois itu.. 
Lalu gimana kita seneng-senengnya? Emang dalam perjuangan kita ga bisa seneng-seneng? Padahal buat seneng kita juga butuh perjuangan, buktinya kamu rela bayar buat masuk ke tempat-tempat wisata yang katanya membawa kesenangan kan?


Dan lagi-lagi karena kita tau bahwa mati itu serius dan pasti, maka kita harus mempersiapkan bagaimana kita sebelum dan sesudah kematian kita... Terus, kalau kita cuma bercanda kapan nyiapin semua itu? Yang ada seharusnya kita menikmati setiap perjuangan kita.. Menikmati apapun yang terjadi dikehidupan kita.. 
Laah.. Malah ngomongin mati?! Yaa,mati itu yang sering ingin kita lupakan, karena ia adalah kepastian yang kita anggap menyakitkan yang gak tau kapan datangnya..Dan.. Sebenernya selama kita hidup, setelah kita berjuang,pasti akan ada perjuangan lagi yang udah nunggu kita di depan sana... Kalau udah gitu.. Sayang bangetkan kalau hidup kita dari hari ke hari ga bawa kita pada perubahan yang lebih baik? 

Berjuang-berjuang aja tapi ga bawa kemanfaatan dan pembelajaran buat diri dan lingkungan kita...
So, yang bisa kita lakukan dalam perjuangan kita yaa menikmatinya, terus belajar,dan terus melakukan perbaikan-perbaikan dari waktu ke waktu...
Semoga kita bukan bagian dari orang-orang yang merugi, karena hari ini tak lebih baik dari hari kemarin....
Semoga hari ini berbarakah untuk semua. :)




N.b. Ooh iyaaa... 
FYI, Aku akan update blog setiap hari selasa, kamis dan sabtu. Yaa aku belajar buat men challenge diri buat istiqomah.. Karena selama ini istiqomahku masih naik turun.. Yaah.. Istiqomah berat cuy!  Kalau ringan itu namanya istirahat.. Kwkwkw.. (Duuh..duuh..Kayak ada yang baca blogmu aja fa.. Kwkwkw). 

Kamis, 05 Januari 2017

Manusia Gua

"Menyepi itu penting, supaya kamu benar-benar bisa mendengar apa yang menjadi isi dari keramaian" ~Emha Ainun Najib

Entah kenapa beberapa bulan ini banyak orang yang bilang kalau aku sekarang jadi pendiam.. Apa iya? Tapi.. Beberapa Bulan ini emang aku lagi banyak mikir.. Iyaa.. Mikir doang! Ga ngelakuin apa-apa.. Daan..ini lebih melelahkan, isn't it? 
Mikir apa sih fa? Banyak hal menari-nari dikepala ku, dari yang masalah Negara (ciiah) sampe ga penting semacam gimana proses seorang itu dari melek ke tidur. Absurd bangeet! 
Sampai akhirnya dari mikir itu aku jadi realistis atau malah pesimis? Entah aku gak tau! 
Mulai realistis, dulu aku adalah tipikal orang yang menggebu-gebu untuk segala hal yang menurutku menarik atau aku inginkan. Sekarang, seolah semangat untuk itu semua hilang, jadi cuek.yaah,emang dari dulu aku cuek,tp sekarang makin akut kayaknya..Yaa rasanya be like.. Ooh if that happens, then what? I guess it's not my business.. Mungkin karena aku kecewa dan sebel aja sih... Kayaknya sekarang banyak orang yang kepo banget, dan sok tau,padahal mereka ga punya kapasitas buat ngomongin itu...menghujat men judge...
Padahal yang kita lihat gak semua yang kita tau.. Hastag dimana-mana,tapi pas realita dilapangannya mereka kemana?! 

Gampang banget komen di sosmed seseorang tanpa mikir dulu,perlu gak sih komen kayak gini? Perlu gak ngeshare kyak gini? Bermanfaat gak? Menyakiti orang lain gak?

Dari semua itu aku jadi jengah dengan gaduhnya suasana di sosial media. aku seolah-olah jadi ansos dan sibuk sama duniaku sendiri. Akun facebook sama sekali udah gak pernah aku buka, bukan apa-apa cuma jengah aja ngeliat isinya share berita-berita yang bisa menumbuhkan perpecahan, perdebatan dan itupun belum tentu kejelasannya.. Aku whats app grup pun kadang aku males baca karena isinya hal serupa.

Sekarang kita jadi punya dua dunia, Maya dan nyata. Dunia Maya yang kita jamah slama ini belum tentu sesuai dengan nyata. Banyak kepentingan disana.. Dari hanya sekedar aktualisasi diri, pamer, hingga polik dan kekuasaan.. 

Dalam maya, seorang yang tidak pernah belajar agama,seolah bisa jadi seorang yang tlah belajar dari ahli agama terkemuka...
Dalam maya, seorang yang tak pernah belajar ilmu politik pun bisa jadi kritikus handal yang seolah mengalahkan profesor dalam pakarnya...

Semua hal yang terjadi seharusnya bisa menjadi sebuah pembelajaran untuk kita untuk dapat bersikap dan bertindak lebih bijak. Jangan sampai kemampuan tangan kita untuk mengetik lebih cepat dari kemampuan otak kita untuk berfikir..