"Menyepi itu penting, supaya kamu benar-benar bisa mendengar apa yang menjadi isi dari keramaian" ~Emha Ainun Najib
Entah kenapa beberapa bulan ini banyak orang yang bilang kalau aku sekarang jadi pendiam.. Apa iya? Tapi.. Beberapa Bulan ini emang aku lagi banyak mikir.. Iyaa.. Mikir doang! Ga ngelakuin apa-apa.. Daan..ini lebih melelahkan, isn't it?
Mikir apa sih fa? Banyak hal menari-nari dikepala ku, dari yang masalah Negara (ciiah) sampe ga penting semacam gimana proses seorang itu dari melek ke tidur. Absurd bangeet!
Sampai akhirnya dari mikir itu aku jadi realistis atau malah pesimis? Entah aku gak tau!
Mulai realistis, dulu aku adalah tipikal orang yang menggebu-gebu untuk segala hal yang menurutku menarik atau aku inginkan. Sekarang, seolah semangat untuk itu semua hilang, jadi cuek.yaah,emang dari dulu aku cuek,tp sekarang makin akut kayaknya..Yaa rasanya be like.. Ooh if that happens, then what? I guess it's not my business.. Mungkin karena aku kecewa dan sebel aja sih... Kayaknya sekarang banyak orang yang kepo banget, dan sok tau,padahal mereka ga punya kapasitas buat ngomongin itu...menghujat men judge...
Padahal yang kita lihat gak semua yang kita tau.. Hastag dimana-mana,tapi pas realita dilapangannya mereka kemana?!
Gampang banget komen di sosmed seseorang tanpa mikir dulu,perlu gak sih komen kayak gini? Perlu gak ngeshare kyak gini? Bermanfaat gak? Menyakiti orang lain gak?
Dari semua itu aku jadi jengah dengan gaduhnya suasana di sosial media. aku seolah-olah jadi ansos dan sibuk sama duniaku sendiri. Akun facebook sama sekali udah gak pernah aku buka, bukan apa-apa cuma jengah aja ngeliat isinya share berita-berita yang bisa menumbuhkan perpecahan, perdebatan dan itupun belum tentu kejelasannya.. Aku whats app grup pun kadang aku males baca karena isinya hal serupa.
Sekarang kita jadi punya dua dunia, Maya dan nyata. Dunia Maya yang kita jamah slama ini belum tentu sesuai dengan nyata. Banyak kepentingan disana.. Dari hanya sekedar aktualisasi diri, pamer, hingga polik dan kekuasaan..
Dalam maya, seorang yang tidak pernah belajar agama,seolah bisa jadi seorang yang tlah belajar dari ahli agama terkemuka...
Dalam maya, seorang yang tak pernah belajar ilmu politik pun bisa jadi kritikus handal yang seolah mengalahkan profesor dalam pakarnya...
Semua hal yang terjadi seharusnya bisa menjadi sebuah pembelajaran untuk kita untuk dapat bersikap dan bertindak lebih bijak. Jangan sampai kemampuan tangan kita untuk mengetik lebih cepat dari kemampuan otak kita untuk berfikir..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar