Hari ini di tengah riuhnya buka bersama komunitas, seperti biasa. Aku menarik diri sejenak mengamati sekitar. Kebiasaanku yang tak hilang.
Betapa bahagianya wajah-wajah itu. Penuh canda tawa dan keceriaan, sorak-sorak canda menggelegar seolah tempat ini milik sendiri, hingga tak terlewat foto sana-sini.
Ditengah itu semua, kita sering luput pada mereka yang menyajikan makanan, memasaknya di dapur atau yang menjaga kasir. Mereka sibuk meladeni kita sedang kita berengkrama dengan mereka yang kita cinta.
Rasanya jahat juga yaa kita tertawa-tawa mereka bekerja. Tapi itu kan tugas mereka fa? Mereka juga pasti pernah dilayani juga kan. Makan seperti kita?
Ya memang benar, lihat kita punya peran sendiri-sendiri dalam kehidupan kita. Ada mereka yang mengorbankan waktu berpeluh keringat melayani sedang kita tertawa. Ada pak parkir yang menjaga kendaraan kita sedang kita khusyuk beribadah tarawih. Ada pak supir, pilot, nahkoda yang berbuka ditengah perjalanan,sedang kita asyik menikmati perjalanan yang ada.
Membayangkan jika di dunia ini tak ada orang seperti mereka. Bukan apa-apa kita tak pernah tau bagaimana kehidupan menghimpit mereka sehingga mungkin mereka beribadah tak bisa seleluasa kita.
Dan kita juga tak pantas menghakimi diri kita,bahwa kita lebih baik darinya..
Karena bisa jadi Allah lebih ridho terhadap mereka yang bekerja keras untuk keluarganya, dibanding kita yang berkali-kali menghitung ibadah kita dan mungkin tanpa peduli terhadap mereka.
Setiap manusia punya peran masing-masing dalam kehidupannya. Jika kamu menatap ke atas maka jadikan ia pelecut untuk berusaha lebih baik, dan jangan lupa untuk banyak menatap kebawah, karena yang dibawah menuntunmu untuk bersyukur, berhati-hati dan mengingat kemana kamu akan kembali...