Sudah lama sekali aku tidak menulis di blog ini.
Tulisan ini dibuat bukan karena momen akhir tahun, kebetulan aja lagi senggang dan liburan di rumah. Yah mungkin pas juga, karena di awal tahun 2019 aku buat tulisan.
Aku menyadari memori di otakku tak seberapa, semoga tulisan-tulisan ini lah yang nantinya jadi ‘pengingat’ untuk diriku sendiri kedepannya.
Aku menyadari memori di otakku tak seberapa, semoga tulisan-tulisan ini lah yang nantinya jadi ‘pengingat’ untuk diriku sendiri kedepannya.
Hidup berputar, manusia berkembang, dunia berubah, dan begitu pula dengan masalah.
Banyak hal yang terjadi di tahun 2019, hingga aku benar-benar belajar terutama tentang kehilangan, juga pertemuan.
Tentang kehilangan, di tahun ini aku kehilangan seorang kakek yang mengasuhku semasa kecil, dan beberapa hari yang lalu aku juga kehilangan seorang paman yang sudah menjadi bagian dari keluargaku sendiri, yang selalu mengantar-jemput aku dan adikku ketika kami ke jogja. Rasa kehilangan itu bagaikan mimpi, namun ia terasa. Kejadian itu begitu tiba-tiba, tak terduga.
Tiba-tiba, tak terduga. Tahun ini aku juga dipertemukan dengan seseorang dan kejadian yang aku tak begitu bereskpektasi bahwa aku akan di pertetemukan dengan segala hal yang terjadi.
Aku kembali diingatkan, bahwa semua memiliki dua sisi dan tak bisa dipisahkan. Jika kamu bersedih, maka kamu juga akan berbahagia. Tak ada yang selamanya.
Jika tahun-tahun sebelumnya resolusi, keinginan, hanya tertuju pada ‘capaian-capaian’ yang nampak pada mata, kepuasan pribadi, maka kali ini aku lebih belajar tentang makna.
Bukan pada hal-hal yang nampak atau berjangka, tapi hal-hal yang bermakna entah itu tak terlihat atau entah kapan akan menemui waktunya. Dan dari ‘makna’ aku belajar tentang keteguhan dan kedamaian hati.
Dari makna pula, aku juga belajar untuk menikmati setiap apapun saat ini. Semoga segala hal yang terjadi dapat senantiasa berbuah syukur.
Memang hal yang belum kita miliki senantiasa tampak indah dan menarik, tapi bukankah hal-hal yang kita miliki saat ini adalah hal-hal yang indah dan menarik saat kita belum memilikinya?
Kita tak tau, tak akan pernah tahu. Bagaimana bentuk real dari masa depan kelak. Kita juga tak perlu tau ‘jawaban bagaimananya’ sekarang.
Banyak hal yang tak kita ketahui, perubahan akan selalu datang.
Jika kita tak menikmati saat ini, bagaimana mungkin kita juga akan menghadapi masa depan?
Semoga segala hal baik yang diikhtiarkan terijabah, dimudahkan, dan di Ridhoi Allah.
Ala kulihaal alhamdulillah.
Ala kulihaal alhamdulillah.
Selasa, 31 Desember 2019.
23.20 WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar