Jumat, 24 April 2020

Tujuan & Sarana

Hidup adalah rangkaian perjalanan yang pertanggungjawabannya di akhirat kelak.Dalam perjalanan kita tentu memiliki sebuah tujuan. Apalagi jika kita telah bersepakat untuk berjalan bersama dengan orang lain, kita harus memiliki tujuan yang sama. Bagaimana akan berjalan bersama jika memiliki tujuan yang berbeda?

Tanpa adanya sebuah tujuan, kita hanya akan mengarungi perjalanan tanpa arah, gamang, dan akan mudah terombang-ambing oleh keadaan. Untuk sampai pada tujuan, kita juga harus memiliki sarana-sarana untuk dapat mencapainya. Sarana-sarana tadilah yang mengejawantah menjadi hal-hal yang mungkin kecil dan sederhana, namun menghidupkan dan mengantarkan kita pada tujuan.

Jika kita seorang muslim tujuan penciptaan kita adalah menjadi hamba yang senantiasa beribadah kepadaNya, dan menjadi khalifah di BumiNya. Sarananya adalah hal-hal yang kita usahakan dalam kehidupan sehari-hari kita. Seiring waktu, kita terkadang menjadikan hal-hal yang sebenarnya sarana untuk mencapai tujuan malah menjadi tujuan. Hingga kita disibukkan pada sarana-sarana yang tak kunjung ada habisnya, dan kita lupa akan tujuan kita yang sebenarnya.
Kelak, bila sarana yang kita miliki rusak, atau bahkan hilang, kita akan dengan mudah lepaskan dan tidak berlarut-larut meratapi. Kita tau tujuan, kita akan bersegera mencari sarana lain yang dapat mengantarkan kita padanya.

Semoga tulisan ini menjadi sebuah pengingat, jika kelak langkah kita mulai tak sama karena lelah, sakit, atau karena rintangan yang ada, kita tetap ingat bahwa diawal kita memiliki tujuan yang sama, maka kita pasti bisa menyelesaikan bersama-sama.
Semoga apa-apa yang Allah titipkan pada kita saat ini, menjadi sarana kita untuk senantiasa mengharap keridhoan dariNya.

PS. Tulisan ini berdasarkan obrolan-obrolan dengan suami @rikoirwanto.

Untuk @rikoirwanto, jadi kapan kita jalan-jalan? Kwkwkw 😂

Tidak ada komentar:

Posting Komentar