Bahagia adalah pilihan...
Pilihan? Bukankah bahagia adalah sebuah situasi yang datang? Bagiku bahagia adalah pilihan, dalam kondisi apapun kamu tetap bisa memilih bahagia dan belajar bahagia.
Berbahagia karena kita sedih, berbahagia karena kita menangis dan berbahagia atas kebahagiaan itu sdri...
Pernah suatu ketika temen seasramaku bilang kalau hidup itu terlalu singkat untuk memilih tidak bahagia..
Dan aku menyetujuinya, ini bukan karena hidupku selalu bahagia. Bukan! Tapi karena aku benar-benar pernah merasakan kesedihan...
Kitalah yang kadang sok kuat tidak menangis untuk satu kesedihan, tak ada salahnya bukan menangis? Tapi lagi-lagi tangis itu harus kita jadikan bahagia. Bahagia bahwa kita masih diperkenankan untuk bisa menangis,namun jadikan tangis kita sebagai pengakuan bahwa kita lemah tapi bukan alasan untuk kita berhenti... Kita menahan diri untuk tidak marah, padahal kita diberi kehendak untuk marah, tapi jadikan kemarahan kita adalah marah yang membahagiakan yang bisa membawa perbaikan....
Banyak hal yang seharusnya kita bisa memilih untuk bahagia..
Jika kamu sekarang seolah dikecewakan oleh keadaan, oleh realita yang tak sesuai rencana, seperti yang aku alami sekarang. Berbahagialah atau belajarlah berbahagia... Bahwa kamu diberi kesempatan untuk bersabar, diberi kesempatan untuk belajar ikhlas untuk setiap ambisi yang tanpa sadar membebani diri, belajar berharap bahwa dengan segala keadaan yang kita alami sekarang akan ada hal terbaik yang Allah rencanakan..
Jadi, jangan lupa bahagia! :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar