Setatus hubunganmu
LDR?
Kamu suka
mendengarkan lagu RAN “Jauh dimata dekat di hati?”
Kamu merindukan dia
yang jauh disana?
Jadi, kamu juga
sering galau?
Tenang... Status
hubunganku juga LDR, aku juga sering rindu, dan aku juga sering galau. Tapi,
aku ga suka dengerin lagu RAN, Hahahaha.. >_<
Siang ini doi telephone,
ini laah saat yang paling aku tunggu-tunggu (harap maklum yee, penuliskan lagi
LDR). Ah, jarak selalu ajarkan kita tentang rindu, namun doa adalah pengikat dan
penjaan terbaik saat kita jauh, itu juga kata doi lho... hehehe.
Itulah yang membuatku
makin sayaaang banget sama dia.. selalu menjadi penyejuk agar diri ini tetap
tegar, selalu menjadi penyemangat kala diri ini layu, dan aku juga tahu dalam setiap doanya
pasti dan selalu terselip namaku disana..
Kami bercerita
panjang lebar siang ini bahkan terik siang ini seolah tak terasa karena
keceriaan cerita kami siang ini, kami bercerita tentang ulang tahun ayah besok,
tentang gerhana bulan malam ini dan tentang cinta.. ah, ini yang selalu aku
tunggu... :D
“Emang cinta itu
gimana sih fa?” kata suara merdu disebrang sana.
“Emang cinta itu
gimna?” kataku tanya balik, sok polos.
“Fa, kelak ketika
kamu menikah cinta itu mungkin hanya akan bertahan 6 bulan.”
“Ah, masak? Kan ada
pasangan yang sampai bertahun-tahun?” tanyaku heran.
“Iya, cinta itu hanya
di awalawal saja karena setelah itu yang ada bukan cinta lagi, tapi selanjutnya
yang ada adalah kasih sayang, persahabatan dan komitmen. Hanya dengan kasih
sayanglah orang akan tetap bertahan. jika hanya cinta, bisa saja di umbar
kemana-mana. Tanpa adanya kasih sayang setelah bosan yaa.. tinggalkan.. Dan cinta
dapat tumbuh kapan saja, karena cinta adalah sebuah akibat dari kasih sayang
itu, ketika masalah datang dan pasangan itu mampu manyelesaikannya, kalian
tetap percaya dan berkomitmen maka cinta akan dapat tumbuh kembali... karena
cinta adalah sebuah akibat, pernah dengar pepatah jawa witing tresno jalaran
saka kulina? Cinta itu akibat dari terbiasa atau cinta karena terbiasa..”
“eemmm.. begitu
yaa...” kataku manggut-manggut, masih mikir.
“Eh, jangan-jangan
ashfa di Jogja sering kencan aja” Katanya curiga.
“Eeh, ga kok... belum
kepikiran.” Sahutku cepat, sebal.
“Ga usah
kencan-kencan dulu akan ada masanya nanti, tak perlu di planning Allah sudah
siapkan yang terbaik.” Kata dia lembut dari seberang sana..
Itulah dia, yang
selalu menghujaniku dengan cintanya hingga selalu membuatku jatuh cinta, lagi
dan lagi. Ah, ibu... tanpamu apa jadinya aku?
"what??? Ibu??? doi itu ibu mu fa??”
Iya, ibu... Kalian
yang baca gak usah shock gitu kalii... >_<
Aku gak bohong kok,
serius!
Status hubunganku emang
LDR, tapi sama orang tuaku dan CS (calon suami) yang masih di lauhul mahfudz
sana. Dan yang aku ceritain itu emang doi, ibuku. Hehehehe..
n.b. ga usah protes juga, kan terserah penulisnya mau nulis apa. hahahaa
____________________
*cerita doi macam
apa ini?!! #4%^*@?$ >_<
Jogja, 040515
Tidak ada komentar:
Posting Komentar