Sabtu, 04 April 2015

Kata "doi", cinta itu....

Setatus hubunganmu LDR?
Kamu suka mendengarkan lagu RAN “Jauh dimata dekat di hati?”
Kamu merindukan dia yang jauh disana?
Jadi, kamu juga sering galau?

Tenang... Status hubunganku juga LDR, aku juga sering rindu, dan aku juga sering galau. Tapi, aku ga suka dengerin lagu RAN, Hahahaha.. >_<
Siang ini doi telephone, ini laah saat yang paling aku tunggu-tunggu (harap maklum yee, penuliskan lagi LDR). Ah, jarak selalu ajarkan kita tentang rindu, namun doa adalah pengikat dan penjaan terbaik saat kita jauh, itu juga kata doi lho... hehehe.

Itulah yang membuatku makin sayaaang banget sama dia.. selalu menjadi penyejuk agar diri ini tetap tegar, selalu menjadi penyemangat kala diri ini  layu, dan aku juga tahu dalam setiap doanya pasti dan selalu terselip namaku disana..

Kami bercerita panjang lebar siang ini bahkan terik siang ini seolah tak terasa karena keceriaan cerita kami siang ini, kami bercerita tentang ulang tahun ayah besok, tentang gerhana bulan malam ini dan tentang cinta.. ah, ini yang selalu aku tunggu... :D

“Emang cinta itu gimana sih fa?” kata suara merdu disebrang sana.

“Emang cinta itu gimna?” kataku tanya balik, sok polos.

“Fa, kelak ketika kamu menikah cinta itu mungkin hanya akan bertahan 6 bulan.”

“Ah, masak? Kan ada pasangan yang sampai bertahun-tahun?” tanyaku heran.

“Iya, cinta itu hanya di awalawal saja karena setelah itu yang ada bukan cinta lagi, tapi selanjutnya yang ada adalah kasih sayang, persahabatan dan komitmen. Hanya dengan kasih sayanglah orang akan tetap bertahan. jika hanya cinta, bisa saja di umbar kemana-mana. Tanpa adanya kasih sayang setelah bosan yaa.. tinggalkan.. Dan cinta dapat tumbuh kapan saja, karena cinta adalah sebuah akibat dari kasih sayang itu, ketika masalah datang dan pasangan itu mampu manyelesaikannya, kalian tetap percaya dan berkomitmen maka cinta akan dapat tumbuh kembali... karena cinta adalah sebuah akibat, pernah dengar pepatah jawa witing tresno jalaran saka kulina? Cinta itu akibat dari terbiasa atau cinta karena terbiasa..”

“eemmm.. begitu yaa...” kataku manggut-manggut, masih mikir.

“Eh, jangan-jangan ashfa di Jogja sering kencan aja” Katanya curiga.

“Eeh, ga kok... belum kepikiran.” Sahutku cepat, sebal.

“Ga usah kencan-kencan dulu akan ada masanya nanti, tak perlu di planning Allah sudah siapkan yang terbaik.” Kata dia lembut dari seberang sana..

Itulah dia, yang selalu menghujaniku dengan cintanya hingga selalu membuatku jatuh cinta, lagi dan lagi. Ah, ibu... tanpamu apa jadinya aku?

"what??? Ibu??? doi itu ibu mu fa??”

Iya, ibu... Kalian yang baca gak usah shock gitu kalii... >_<
Aku gak bohong kok, serius!
Status hubunganku emang LDR, tapi sama orang tuaku dan CS (calon suami) yang masih di lauhul mahfudz sana. Dan yang aku ceritain itu emang doi, ibuku. Hehehehe..

n.b. ga usah protes juga, kan terserah penulisnya mau nulis apa. hahahaa 
____________________

*cerita doi macam apa ini?!! #4%^*@?$ >_<



Jogja, 040515

Tidak ada komentar:

Posting Komentar