Senin, 13 April 2015

Teguran...


Suara dering dari dalam tasku mengagetkanku, memecah keheningan kelas yang memang sunyi karena dosen baru mberanjak masuk ke dalam kelas. hehehe.. aku memang selalu lupa mematikan Handphoneku saat di kelas. Tanpa pikir panjang segera kuraih Hp dalam tasku dengan wajah canggung dan berkata lirih "maaf", karena memang pada saat itu semua mata tertuju padaku.
Ternyata SMS dari sahabatku Arum yang kini sedang menyelesaikan studi syaria’ah dan tahfidznya di sebuah pesantren.
"Bismillahirohmanirrohim.. alhamdulillah bini'mati tatimusholihaat.
Alhamdulillah atas ridho Allah, hari ini pukul 07.00 arum telah selesai menyetor 30juz. :)"

Subhanallah... Allahu Akbar, seketika tubuhku bergetar membaca SMS itu, ada rasa bahagia, bangga dan iri.. ya, rasa iri itu tak kuasa ku tolak memasuki hatiku..
"Robbi... kapan aku bisa menghafal semua kalamMu?" bisikku dalam hati.
ah, rasanya tamparan dan  peringatan keras untukku agar terus menjaga haafalanku, menambah dan tentu saja mengamalkannya. Jangankan 30juz, rasanya mengulang hafalan yang telah dihafalpun begitu berat, meski setiap hari aku membaca Alquran. ada tanya dalam diri ini..
"Apa membaca Alquran hanya menjadi sebuah aktifitas saja, hingga hanya itu saja yang mampu aku lakukan? Jika memang aku tlah menjadikan Alquran sebagai oksigen kehidupan, seharusnya aku akan mampu melakukannya karena aku akan terus mencari dan terus bercengkrama denganNya.
Robbi, terimakasih untuk teguranMu dikala aku mulai lemah dan lalai,
Robbi, jadikan aku bagian dari orang-orang yang menjaga kalamMu yang mengharum di bumi dan berbuah dilangit...
Barakallah sahabatku, bersyukurlah kau menjadi bagian dari para penjaga kalamNya,
Semoga dengan ilmuMu mampu memberi manfaat untuk kejayaan Agama ini, bangsa ini,
Dimanapun kita sekarang, tujuan kita masih sama...
Semoga Surgalah yang akan menjadi tempat pertemuan kita kelak yang lebih indah....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar