Suara dering dari dalam tasku mengagetkanku, memecah keheningan
kelas yang memang sunyi karena dosen baru mberanjak masuk ke dalam kelas.
hehehe.. aku memang selalu lupa mematikan Handphoneku saat di kelas. Tanpa
pikir panjang segera kuraih Hp dalam tasku dengan wajah canggung dan berkata
lirih "maaf", karena memang pada saat itu semua mata tertuju padaku.
Ternyata SMS dari sahabatku Arum yang kini sedang menyelesaikan
studi syaria’ah dan tahfidznya di sebuah pesantren.
"Bismillahirohmanirrohim..
alhamdulillah bini'mati tatimusholihaat.
Alhamdulillah atas ridho Allah, hari
ini pukul 07.00 arum telah selesai menyetor 30juz. :)"
Subhanallah... Allahu Akbar, seketika tubuhku bergetar membaca SMS itu, ada rasa bahagia, bangga dan iri.. ya, rasa iri itu tak kuasa ku tolak memasuki hatiku..
"Robbi... kapan aku bisa menghafal semua kalamMu?"
bisikku dalam hati.
ah, rasanya tamparan dan
peringatan keras untukku agar terus menjaga haafalanku, menambah dan
tentu saja mengamalkannya. Jangankan 30juz, rasanya mengulang hafalan yang
telah dihafalpun begitu berat, meski setiap hari aku membaca Alquran. ada tanya
dalam diri ini..
"Apa membaca Alquran hanya menjadi sebuah aktifitas saja,
hingga hanya itu saja yang mampu aku lakukan? Jika memang aku tlah menjadikan
Alquran sebagai oksigen kehidupan, seharusnya aku akan mampu melakukannya
karena aku akan terus mencari dan terus bercengkrama denganNya.
Robbi, terimakasih untuk teguranMu dikala aku mulai lemah dan
lalai,
Robbi, jadikan aku bagian dari orang-orang yang menjaga kalamMu
yang mengharum di bumi dan berbuah dilangit...
Barakallah sahabatku, bersyukurlah kau menjadi bagian dari para
penjaga kalamNya,
Semoga dengan ilmuMu mampu memberi manfaat untuk kejayaan Agama
ini, bangsa ini,
Dimanapun kita sekarang, tujuan kita masih sama...
Semoga Surgalah yang akan menjadi tempat pertemuan kita kelak yang
lebih indah....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar